GALERI TAS

Reseller

 

Pengrajin Tas Batik

Semenjak dicanangkannya Hari Batik Nasional beberapa waktu lalu, permintaan akan beraneka pernak pernik aksesoris yang bermotif batik semakin meningkat, tidak terkecuali bagi tas bermotif batik. Tas yang awalnya hanya identik dengan kawasan Malioboro Yogyakarta ini telah menjelma menjadi salah satu icon produksi tas dalam negeri yang dihasilkan oleh para pengrajin berpengalaman di bidangnya.

Karya hasil pengrajin tas batik kini dapat dengan mudah ditemui tidak hanya di Jogjakarta namun telah merambah di beberapa kota-kota besar seperti Bandung hingga Surabaya. Tas batik yang dapat ditemui dengan berbagai corak dan ukuran kini telah memadati banyak toko di seputaran Jawa dan Bali. Tas karya pengrajin dan tas karya industri rumahan kini mendominasi berbagai segmen pasar dan nyaris tidak memiliki perbedaan yang cukup signifikan diantara keduanya.

Tas Batik Motif Batik Parang dan Batik Tulis

Tas batik saat ini hadir dalam beberapa bentuk yang cukup menarik, misalnya tas punggung bermotif batik parang, tas slingback bermotifkan batik tulis, hingga tas laptop yang bercorak batik hasil kreasi pengrajin tertentu. Semua motif tersebut membuat konsumen semakin dimanjakan dan memiliki banyak pilihan untuk dapat memiliki tas batik yang sesuai dengan budget dan kebutuhan.

Secara umum, jika anda ingin membuat tas batik yang hanya diproduksi bagi diri sendiri alias custom, anda dapat berkonsultasi dengan seorang pengrajin tas batik yang mengetahui persis akan profil bahan dasar yang anda inginkan. Selain itu, anda juga harus mengetahui sedikit dasar di balik motif batik yang anda gunakan, untuk menambah khazanah pengetahuan juga untuk mengetahui jenis batik apakah yang cocok dengan profil anda.

Para pengrajin tas batik terkadang menyelipkan sedikit filosofis dalam setiap produksi karyanya sehingga memiliki ciri khas yang orisinal dan abadi di mata konsumennya. Hal ini dilakukan agar misi utama dalam mengembangkan kebudayaan tetap terjaga di mata konsumen tanpa harus memperlihatkannya secara terlalu ekstrim: bahwa setiap tas batik buatan pengrajin terkadang memiliki kandungan makna yang tersirat seperti halnya makna dalam setiap motif batik yang telah lama beredar.

Akhir kata, kini tas batik tidak hanya menjadi monopoli Malioboro dan Jogjakarta saja sebagai sentra pengrajin tas-tas bermotif cantik ini tetapi telah menjadi kebanggaan bersama milik bangsa. Oleh karena itu sudah saatnyalah bagi kita untuk turut berbangga menggunakan tas batik sebagai warisan budaya yang patut dilestarikan. Karena walaupun telah diproduksi secara massal, tas batik buatan pengrajin tetap memiliki nilai istimewa di mata setiap pelanggan akibat  kekhasan yang diusungnya pada setiap produk. Kekhasan yang dimiliki itu merupakan cerminan kebahagiaan yang dirasakan oleh para pengrajin tas batik karena dapat membantu melestarikan budaya daerah dengan cara yang paling sederhana. 

 

 

tas kulit asli

Masih segar dalam ingatan kita mengenai beberapa artis yang membeli tas kulit asli dengan harga yang sangat mahal hingga menimbulkan

...

Tas Ransel Model Terbaru

Dalam memilih sebuah tas backpack atau ransel, pastinya anda terutama bagi anak muda akan memilih tas ransel model terbaru dengan

...

Sablon Tas

Anda memiliki sebuah tas? Namun tas anda tersebut masih polos? Anda dapat mengaplikasikan sebuah sablon tas untuk menjadikan tas polos

...

Tas Gunung Eiger

Bagi anda yang gemar melakukan kegiatan yang ekstrim seperti mendaki gunung atau bahkan bersepeda sambil mendaki gunung, pastinya anda membutuhkan

...

tas wanita murah

Siapa kaum wanita yang tidak ingin sebuah tas wanita murah untuk dimiliki? Anda juga pastinya akan tergiur jika mendapatkan sebuah

...

Souvenir Perusahaan Murah

Apa yang anda ketahui tentang souvenir perusahaan murah ?. Mungkin bagi kebanyakan orang, produk souvenir dari sebuah pabrik ataupun perusahaan

...